Info T1D

Icon

Tenaga Kesehatan Profesional

Tentang Kami

Apa itu insulin dan apa saja jenisnya?

Diedit:

Professor May Ng, OBE

Trustee and Volunteer Chief Medical Advisor for A4D - Paediatric Endocrinologist, UK

Apa itu insulin dan apa saja jenisnya?

Apa itu insulin?

Insulin adalah hormon yang menurunkan kadar glukosa (sejenis gula) dalam darah. Pada orang dengan Diabetes Tipe 1, pankreas hanya memproduksi sedikit atau bahkan tidak memproduksi insulin sama sekali. Semua pasien Diabetes Tipe 1 membutuhkan insulin. Insulin diberikan sebagai suntikan di bawah kulit.

Tujuan pengobatan dengan insulin adalah untuk menyesuaikan jumlah insulin yang disuntikkan dengan jumlah insulin yang dibutuhkan seseorang sepanjang hari dan malam. Dengan melakukan hal ini, maka kadar glukosa darah dapat dijaga sedekat mungkin dengan kadar normal, sehingga melindungi seseorang dari komplikasi jangka pendek dan jangka panjang akibat diabetes. Ketika Anda pertama kali mulai menyuntikkan insulin, perlu waktu untuk menemukan dosis yang tepat. Anda akan diminta untuk memeriksa kadar glukosa darah Anda beberapa kali dalam sehari. Dokter Anda akan menggunakan informasi ini untuk membantu Anda menyesuaikan dosis insulin Anda.

Jenis insulin yang Anda gunakan dan berapa banyak yang perlu Anda suntikkan setiap hari tergantung pada rencana manajemen diabetes Anda. Beberapa orang perlu menerima dua kali suntikan setiap hari. Sebagian lainnya mungkin memerlukan beberapa kali suntikan untuk menjaga agar kadar glukosa darah tetap terkendali. Dokter Anda akan membantu Anda memutuskan apa yang terbaik untuk Anda.

Baca selengkapnya.

Apa sajakah jenis-jenis insulin yang berbeda?

Kerja pendek

Insulin kerja pendek membantu mengendalikan lonjakan glukosa darah yang terjadi saat Anda makan. Insulin ini bekerja dengan cepat, tetapi hanya untuk waktu yang singkat. Waktu yang tepat untuk injeksi insulin kerja pendek tergantung pada waktu makan Anda. Biasanya disuntikkan kapan saja antara 30 menit atau sesaat sebelum makan, tergantung jenis insulin yang Anda gunakan.

Kerja panjang

Insulin kerja panjang bekerja secara perlahan-lahan dan bekerja selama hampir satu hari penuh. Insulin ini mengatur kadar glukosa darah di antara waktu makan, menjaga kadar glukosa darah tetap stabil sepanjang hari dan malam. Insulin ini sering disuntikkan sebelum tidur. Waktu penyuntikan yang tepat akan tergantung pada jenis insulin yang Anda gunakan. Bicarakanlah dengan dokter atau perawat Anda mengenai hal ini.

Kerja menengah

Seperti namanya, insulin kerja menengah berada di antara insulin kerja pendek dan insulin kerja panjang. Insulin jenis ini memerlukan waktu sekitar satu hingga tiga jam untuk mulai bekerja. Waktu optimal untuk jenis insulin ini adalah 8 jam, tetapi dapat mempertahankan kondisi glukosa darah antara 12 hingga 16 jam.

Pentingnya pengaturan waktu

Anda tidak dapat "mematikan" insulin setelah disuntikkan - insulin akan terus bekerja, apa pun yang terjadi - jadi Anda harus memastikan bahwa Anda menggunakan jumlah yang tepat pada waktu yang tepat. Misalnya, jika Anda makan lebih lambat dari biasanya karena Anda makan di luar dengan teman-teman, Anda mungkin perlu menunda suntikan insulin Anda, makan camilan kecil pada waktu makan biasa Anda, dan suntikan insulin kemudian.

Berpegang teguh pada rencana makan yang terorganisir setiap hari dan melakukan aktivitas fisik secara teratur - selain mengikuti arahan dokter Anda untuk pengobatan Anda - akan membantu Anda menjaga kadar glukosa darah Anda dalam kisaran yang sehat dan akan memudahkan Anda mengetahui berapa banyak insulin yang harus disuntikkan. Jika Anda mengalami situasi di mana Anda tidak yakin bagaimana menyesuaikan dosis insulin untuk memperhitungkan makanan atau olahraga, tanyakan kepada orang tua atau anggota tim medis diabetes Anda.

Meskipun Anda mungkin telah melakukan semua yang seharusnya Anda lakukan, terkadang glukosa darah sulit dikendalikan. Bagi orang yang hidup dengan diabetes, ada kalanya jumlah insulin yang mereka suntikan terlalu banyak atau terlalu sedikit untuk kebutuhan tubuh, dan kadar glukosa darah menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Masalah umum di antara orang yang menggunakan insulin adalah glukosa darah rendah, atau hipoglikemia. Hal ini bisa terjadi kapan saja, tetapi lebih mungkin terjadi jika seseorang makan lebih sedikit atau berolahraga lebih banyak dari biasanya. Hipoglikemia juga lebih mungkin terjadi pada beberapa minggu atau bulan pertama setelah seseorang terdiagnosa Diabetes Tipe 1.

Jika glukosa darah Anda secara konsisten terlalu rendah, ini dapat berarti dosis insulin atau rencana makan Anda perlu disesuaikan. Jika hal ini terjadi, hubungi tim medis diabetes Anda. Mereka akan membantu Anda menyusun rencana untuk membantu menjaga kadar glukosa darah Anda sedekat mungkin dengan kadar normal.

Poin-poin Penting

Bagi penyandang Diabetes Tipe 1, insulin adalah pengobatan yang menyelamatkan nyawa. Inilah alasannya mengapa penting bagi orang yang hidup dengan diabetes untuk tidak hanya mengetahui bagaimana dan kapan harus menyuntikkan insulin, tetapi juga jenis insulin apa yang harus mereka suntikan untuk menjaga tubuh mereka tetap sehat dan mencegah dampak buruk dari diabetes.

Penerjemah:

Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira

Reviewer:

Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.

Take the quiz on Insulin now!

Icon Disclaimer:

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu insulin dan kenapa harus disuntik?

Insulin adalah hormon yang menurunkan kadar glukosa dalam darah. Pada orang dengan diabetes tipe 1, pankreas hanya memproduksi sedikit insulin atau nggak memproduksi sama sekali, jadi semua penyandang diabetes tipe 1 membutuhkan insulin. Insulin diberikan lewat suntikan di bawah kulit, dan tujuannya menyesuaikan jumlah insulin yang masuk dengan kebutuhan tubuh kamu sepanjang hari dan malam, supaya gula darah tetap sedekat mungkin dengan kadar normal.

Apa bedanya insulin kerja pendek, menengah, dan panjang?

Insulin kerja pendek mengendalikan lonjakan glukosa darah saat kamu makan — kerjanya cepat tapi cuma sebentar. Insulin kerja panjang bekerja perlahan dan bertahan hampir satu hari penuh, mengatur gula darah di antara waktu makan, dan sering disuntikkan sebelum tidur. Insulin kerja menengah ada di tengah-tengah: butuh sekitar satu sampai tiga jam untuk mulai bekerja, waktu optimalnya 8 jam, dan bisa mempertahankan kondisi glukosa darah selama 12 sampai 16 jam.

Kapan insulin kerja pendek biasanya disuntikkan?

Waktunya mengikuti jam makan kamu — biasanya di antara 30 menit sebelum makan atau sesaat sebelum makan, tergantung jenis insulin yang kamu pakai. Yang penting diingat, insulin nggak bisa "dimatikan" setelah disuntikkan, jadi jumlah dan waktunya harus tepat. Kalau makan kamu tertunda, misalnya karena makan di luar bareng teman, kamu mungkin perlu menunda suntikan, makan camilan kecil di jam makan biasa, lalu menyuntik kemudian — dan kalau ragu, tanyakan ke orang tua atau tim medis diabetes kamu.

Kenapa hipoglikemia sering muncul saat pakai insulin?

Gula darah rendah alias hipoglikemia memang masalah yang umum di antara orang yang memakai insulin. Bisa terjadi kapan saja, tapi lebih mungkin kalau kamu makan lebih sedikit atau berolahraga lebih banyak dari biasanya, dan juga pada beberapa minggu atau bulan pertama setelah terdiagnosis diabetes tipe 1. Kalau gula darah kamu terus-terusan terlalu rendah, itu bisa berarti dosis insulin atau rencana makan kamu perlu disesuaikan — hubungi tim medis diabetes kamu.