Info T1D
Tenaga Kesehatan Profesional
Tentang Kami
Diabetes Tipe 1 & komplikasi kaki
Diedit:
Kadar glukosa darah yang tinggi dapat merusak bagian tubuh Anda secara serius dan menyebabkan masalah sirkulasi dan infeksi. Hal tersebut menyebabkan hilangnya sensasi atau rasa pada kaki atau sebaliknya, rasa yang berlebihan seperti kesemutan dan sensasi terbakar.
Jika tidak diobati, masalah ini dapat menyebabkan cedera kaki yang tidak dapat sembuh dengan baik dan Anda mungkin tidak menyadari jika kaki Anda sakit atau terluka. Hal ini dapat menyebabkan ulkus dan infeksi. Lebih buruk lagi, hal ini dapat menyebabkan amputasi.
Anda disarankan untuk memeriksa kaki Anda setiap hari untuk mengetahui tanda-tanda berikut ini dan melaporkannya kepada dokter Anda:
- Sensasi kesemutan atau seperti ditusuk-tusuk jarum (seperti mati rasa)
- Rasa sakit (terbakar)
- Rasa sakit yang tumpul
- Kulit yang mengkilap dan halus pada kaki Anda
- Rambut rontok pada tungkai dan kaki Anda
- Hilangnya rasa pada tungkai atau kaki Anda
- Kaki bengkak
- Kaki Anda tidak berkeringat
- Luka yang tidak kunjung sembuh
- Kram pada betis Anda saat beristirahat atau berjalan
Namun, jika Anda melihat adanya perubahan yang mengkhawatirkan berikut ini, segera hubungi dokter Anda:
- Perubahan warna dan bentuk kaki Anda
- Kaki terasa dingin atau panas
- Lepuh dan luka yang dapat Anda lihat tetapi tidak Anda rasakan
- Bau busuk yang berasal dari luka terbuka
Anda juga harus melakukan pemeriksaan kaki setidaknya setahun sekali untuk mengetahui apakah ada perubahan pada saraf.
Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan kaki? Seorang tenaga kesehatan akan memeriksa tungkai dan kaki Anda untuk mengetahui apakah ada mati rasa, peredaran darah yang buruk, jaringan berlebihan, kapalan, masalah kuku, dan kondisi lainnya. Mereka akan mendiskusikan apakah anak Anda berisiko mengalami komplikasi pada kaki.
- Pastikan untuk menjaga kadar glukosa darah Anda dalam kisaran targetnya
- Kenakan sepatu yang nyaman dan pas, hindari sepatu yang ketat dan sepatu hak tinggi jika memungkinkan
- Jaga kaki Anda tetap bersih dan kering untuk menghindari infeksi
- Jaga agar kuku kaki tetap terpotong
- Jangan berjalan di luar rumah tanpa alas kaki untuk menghindari luka dan tergores
- Cobalah untuk berolahraga 30 menit per hari
Penerjemah:
Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira
Reviewer:
Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.
Cari lebih banyak artikel