Info T1D

Icon

Tenaga Kesehatan Profesional

Tentang Kami

Skrining komplikasi Diabetes Tipe 1

Diedit:

Professor May Ng, OBE

Trustee and Volunteer Chief Medical Advisor for A4D - Paediatric Endocrinologist, UK

Skrining komplikasi Diabetes Tipe 1

Mengapa penting untuk melakukan skrining komplikasi Diabetes Tipe 1?

Skrining untuk faktor risiko dan komplikasi dimulai sejak diagnosis Diabetes Tipe 1. Penting untuk dipahami bahwa skrining sangat diperlukan karena mendeteksi komplikasi pada tahap awal memungkinkan dilakukannya tindakan untuk membantu memperlambat perkembangannya.

Pelajari seberapa sering Anda perlu menjalani skrining untuk komplikasi Diabetes dan apa yang dapat Anda harapkan dari setiap tes dan skrining.

Skrining setiap 3 bulan.

Tim perawatan diabetes Anda perlu melakukan pemeriksaan teratur:

Berat & Tinggi Badan untuk mengetahui apakah Anda berada pada berat badan yang sehat

Tes HbA1c: HbA1c adalah kadar glukosa darah rata-rata Anda selama 3 bulan terakhir. Target kadar yang ideal adalah kurang dari 7,5% (58 mmol/L).

Banyak fasilitas kesehatan yang tidak dapat menyediakan tes HbA1c secara rutin untuk semua orang dengan Diabetes Tipe 1. Setidaknya, Anda harus melakukan tes HbA1c setahun sekali.

Skrining tahunan.

Tim perawatan diabetes Anda akan membuatkan janji temu dengan Anda untuk memeriksa komplikasi yang paling umum dan akan menyarankan pemeriksaan dan intervensi yang lebih sering jika mereka menemukan masalah.

- Tekanan darah untuk memeriksa hipertensi yang dapat mempengaruhi pembuluh darah dan jantung Anda

- Skrining mata: ketajaman penglihatan Anda akan diperiksa untuk mengetahui jika ada perkembangan retinopati, katarak, atau glaukoma

- Pemeriksaan kaki: kaki Anda akan diperiksa secara detail, mencakup wawancara medis dan pemeriksaan fisik

- Fungsi ginjal: diukur dari sampel urin dan darah, kadar albumin dan kreatinin Anda akan dianalisis untuk mengukur seberapa baik ginjal Anda bekerja

- Lipid darah: diukur dari tes darah, kadar kolesterol Anda akan dianalisis untuk memastikan kadarnya normal

Penerjemah:

Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira

Reviewer:

Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.

Ikuti kuis tentang skrining komplikasi sekarang!

Icon Disclaimer:

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa skrining komplikasi diabetes tipe 1 itu penting?

Karena mendeteksi komplikasi pada tahap awal memungkinkan dilakukannya tindakan untuk membantu memperlambat perkembangannya. Skrining faktor risiko dan komplikasi bahkan sudah dimulai sejak kamu didiagnosis diabetes tipe 1.

Pemeriksaan apa saja yang perlu dilakukan tiap 3 bulan?

Tiap 3 bulan, tim perawatan diabetesmu perlu memeriksa berat dan tinggi badan serta melakukan tes HbA1c. HbA1c adalah kadar glukosa darah rata-ratamu selama 3 bulan terakhir, dengan target ideal kurang dari 7,5% (58 mmol/L). Kalau fasilitas kesehatan nggak bisa menyediakan tes HbA1c secara rutin, setidaknya lakukan setahun sekali.

Skrining tahunan diabetes tipe 1 mencakup apa saja?

Setiap tahun kamu perlu cek tekanan darah, skrining mata (untuk melihat retinopati, katarak, atau glaukoma), pemeriksaan kaki secara detail, fungsi ginjal dari sampel urin dan darah (kadar albumin dan kreatinin), serta lipid darah untuk memastikan kolesterolmu normal. Kalau ditemukan masalah, tim perawatanmu akan menyarankan pemeriksaan dan intervensi yang lebih sering.