Info T1D

Icon

Tenaga Kesehatan Profesional

Tentang Kami

Diabetes tipe 1 & komplikasi ginjal

Diedit:

Professor May Ng, OBE

Trustee and Volunteer Chief Medical Advisor for A4D - Paediatric Endocrinologist, UK

Diabetes tipe 1 & komplikasi ginjal

Bagaimana Diabetes Tipe 1 dapat menyebabkan komplikasi ginjal?

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal Anda dalam jangka waktu yang lama, sehingga lebih sulit untuk mengeluarkan cairan dan limbah dari tubuh Anda. Hal ini disebabkan oleh kadar glukosa darah yang tinggi dan tekanan darah tinggi. Kondisi ini disebut sebagai nefropati diabetik atau penyakit ginjal.

Pada tahap awal, penyakit ginjal tidak menimbulkan gejala, tetapi lama kelamaan dapat menyebabkan gagal ginjal. Hal ini berarti ginjal berhenti bekerja dan diperlukan dialisis untuk membersihkan darah yang biasanya dilakukan oleh ginjal. Mendeteksi penyakit ginjal sejak dini sangatlah penting karena kerusakan tahap awal terkadang dapat disembuhkan.

Mendeteksi penyakit ginjal sejak dini.

Anda mungkin tidak memiliki gejala yang terlihat pada tahap awal, maka sangat penting untuk melakukan skrining penyakit ginjal setiap tahun.

Kadar albumin Anda akan diukur dengan urin dan kreatinin dalam sampel darah untuk menentukan seberapa sehat ginjal Anda. Berkat kedua tes tersebut, penyakit ini dapat diketahui sejak dini dan diperlambat dengan pengobatan.

Jika penyakit ginjal berlanjut, Anda dapat merasakan gejala-gejala seperti:

- Pergelangan kaki, kaki, dan tangan bengkak

- Terdapat darah dalam air seni (urin) Anda

- Merasa sangat lelah

- Sesak napas

- Merasa sakit

Anda merasakan gejala ini karena ginjal Anda sedang bekerja untuk mengeluarkan cairan dan limbah dari tubuh Anda. Tetapi, gejala-gejala ini juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi dan saran lebih lanjut.

Kiat untuk mengurangi risiko penyakit ginjal.

Jaga kadar glukosa darah Anda dalam kisaran target Anda

Jaga tekanan darah Anda tetap rendah

Ikuti pedoman makan yang sehat

Cobalah untuk berolahraga 30 menit per hari

Penerjemah:

Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira

Reviewer:

Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.

Ikuti kuis tentang komplikasi ginjal sekarang!

Icon Disclaimer:

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa diabetes tipe 1 bisa merusak ginjal?

Dalam jangka waktu lama, diabetes bisa merusak ginjal sehingga tubuh lebih sulit mengeluarkan cairan dan limbah. Penyebabnya adalah kadar glukosa darah yang tinggi dan tekanan darah tinggi, dan kondisinya disebut nefropati diabetik atau penyakit ginjal. Kalau dibiarkan, ini bisa berkembang jadi gagal ginjal — ginjal berhenti bekerja dan kamu butuh dialisis untuk membersihkan darah.

Ada gejalanya nggak kalau ginjal mulai bermasalah?

Di tahap awal biasanya nggak ada gejala sama sekali. Kalau penyakitnya berlanjut, gejala yang bisa muncul antara lain pergelangan kaki, kaki, dan tangan bengkak, ada darah dalam urin, badan terasa sangat lelah, sesak napas, dan merasa sakit. Tapi gejala seperti ini juga bisa disebabkan kondisi lain, jadi konsultasikan ke dokter kamu untuk informasi dan saran lebih lanjut.

Tes apa yang dipakai untuk cek kesehatan ginjal?

Kadar albumin diukur dari urin kamu dan kreatinin dari sampel darah, untuk menentukan seberapa sehat ginjal kamu. Berkat kedua tes itu, penyakit ginjal bisa diketahui sejak dini dan diperlambat dengan pengobatan. Karena tahap awal sering tanpa gejala, lakukan skrining penyakit ginjal setiap tahun — kerusakan tahap awal terkadang malah masih bisa disembuhkan.

Gimana cara menurunkan risiko penyakit ginjal?

Kuncinya dua: jaga kadar glukosa darah kamu tetap dalam kisaran target, dan jaga tekanan darah tetap rendah. Selain itu, ikuti pedoman makan yang sehat dan usahakan berolahraga 30 menit per hari.