Info T1D
Tenaga Kesehatan Profesional
Tentang Kami
Diedit:
Orang dengan Diabetes Tipe 1 lebih berisiko terkena penyakit mata yang disebut retinopati diabetik yang dapat mempengaruhi penglihatan.
Jika kadar glukosa darah Anda secara konsisten tinggi, maka dapat merusak pembuluh darah Anda. Ketika hal ini terjadi pada pembuluh darah di mata Anda, suplai darah ke retina (bagian mata yang membuat kita dapat melihat) akan terdampak. Ketika pembuluh darah ini rusak, retina tidak dapat memperoleh darah yang dibutuhkan sehingga tidak dapat bekerja dengan baik. Artinya, Anda tidak dapat melihat dengan baik dan bisa menjadi buta.
Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kehilangan penglihatan, jika tanda-tandanya ditemukan cukup dini. Hal terpenting adalah memastikan kadar glukosa darah Anda berada dalam kisaran target untuk menghindari komplikasi jangka panjang. Pemeriksaan mata tahunan dapat membantu dokter Anda mendeteksi masalah mata sejak dini, sebelum menyebabkan kebutaan.
Katarak, yaitu penebalan dan pengaburan lensa mata yang mengaburkan penglihatan atau menyulitkan penglihatan di malam hari.
Glaukoma, yaitu ketika tekanan tinggi di dalam bola mata, sehingga mengurangi aliran darah ke retina dan saraf optik dan menyebabkan kerusakan. Seiring waktu, jika tidak diobati, glaukoma dapat menyebabkan kehilangan penglihatan.
Retinopati diabetik, yaitu terjadinya perubahan pada retina akibat kerusakan atau pertumbuhan abnormal pada pembuluh darah kecil retina.
Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda memiliki masalah mata adalah dengan memeriksakan mata Anda ke dokter mata. Anda dapat mengalami kerusakan mata meskipun penglihatan Anda baik-baik saja. Hal ini tidak ada hubungannya dengan kebutuhan akan kacamata.
Sangat penting untuk mendeteksi penyakit mata sejak dini dan melakukan pencegahan kebutaan. Untuk itu, Anda harus melakukan pemeriksaan mata setiap tahun. Hal ini berbeda dengan pemeriksaan mata oleh ahli kacamata untuk orang yang membutuhkan kacamata atau lensa kontak.
Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan mata untuk penyandang diabetes? Dokter mata akan mengambil foto setiap mata untuk mencari perubahan apapun pada retina dan tanda-tanda retinopati.
Jika terdeteksi secara dini, terdapat penanganan untuk mencegah kehilangan penglihatan. Dokter Anda dapat mendiskusikan hal ini dengan Anda apabila Anda memberikan hasil pemeriksaan mata tahunan.
- Selalu periksa kadar glukosa darah Anda
- Periksakan mata Anda setiap tahun
- Kenali perubahan pada penglihatan Anda, termasuk penglihatan kabur (terutama pada malam hari), adanya gambaran bentuk yang mengambang pada penglihatan Anda, dan kepekaan terhadap cahaya
- Ikuti panduan makan sehat dan hindari makanan yang mengandung karbohidrat jahat seperti minuman manis, makanan penutup, dan makanan cepat saji seperti keripik kentang.
- Cobalah untuk berolahraga 30 menit per hari
Penerjemah:
Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira
Reviewer:
Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.
Cari lebih banyak artikel
Kalau kadar glukosa darah kamu terus-terusan tinggi, pembuluh darah bisa rusak. Ketika ini terjadi pada pembuluh darah di mata, suplai darah ke retina — bagian mata yang membuat kita bisa melihat — jadi terdampak, sehingga retina nggak bisa bekerja dengan baik. Akibatnya kamu nggak bisa melihat dengan baik dan bisa sampai buta. Orang dengan diabetes tipe 1 memang lebih berisiko kena penyakit mata bernama retinopati diabetik.
Ada tiga yang perlu kamu tahu. Katarak, yaitu lensa mata menebal dan mengabur sehingga penglihatan buram atau susah melihat di malam hari. Glaukoma, yaitu tekanan tinggi di dalam bola mata yang mengurangi aliran darah ke retina dan saraf optik, dan kalau nggak diobati bisa menyebabkan kehilangan penglihatan. Lalu retinopati diabetik, yaitu perubahan pada retina akibat kerusakan atau pertumbuhan abnormal pembuluh darah kecil retina.
Tetap perlu. Kerusakan mata bisa terjadi meskipun penglihatan kamu terasa baik-baik saja, dan ini nggak ada hubungannya dengan butuh kacamata atau nggak. Karena itu lakukan pemeriksaan mata ke dokter mata setiap tahun — ini beda dengan pemeriksaan mata di ahli kacamata untuk orang yang butuh kacamata atau lensa kontak.
Dokter mata akan mengambil foto masing-masing mata kamu untuk mencari perubahan pada retina dan tanda-tanda retinopati. Kalau terdeteksi sejak dini, ada penanganan yang bisa mencegah kehilangan penglihatan. Bawa hasil pemeriksaan mata tahunan kamu ke dokter supaya bisa didiskusikan bersama.