Info T1D

Icon

Tenaga Kesehatan Profesional

Tentang Kami

Yati: Merangkul Ketangguhan dan Kebiasaan dalam Penanganan Diabetes Tipe 1 di Myanmar

Diedit:

Anne-Charlotte Ficheroulle

Pharmacist, Education Manager, A4D

Yati: Merangkul Ketangguhan dan Kebiasaan dalam Penanganan Diabetes Tipe 1 di Myanmar

"Pertama-tama setelah mengetahui diagnosis, saya dirawat di rumah sakit. Jujur, saya tidak memiliki perasaan apa pun saat pertama kali mengetahui saya hidup dengan diabetes tipe 1. Namun, saya sedikit depresi saat mengetahui harus melakukan suntikan insulin sepanjang waktu," cerita Yati, seorang wanita muda yang tangguh dari Myanmar. Perjalanan Yati dengan Diabetes Tipe 1 adalah dimulai dengan berbagai emosi. Awalnya, dia kesulitan menghadapi kenyataan harus melakukan suntikan insulin secara terus-menerus, tetapi dia segera menemukan cara untuk menghibur dirinya sendiri.

"Ini bukan masalah besar bagiku. Lebih banyak masalah kesehatan mental bagiku, seperti yang saya katakan sebelumnya, saya sedikit depresi, tetapi saya bisa mengatasinya. Karena saya belajar bahwa jika saya merawat diri saya secara teratur, saya bisa tetap sehat. Ini bukan penyakit fatal, bukan kanker, tumor otak, dll., itu semua membuat saya jadi lega." Dukungan terbesar Yati adalah ibunya yang memainkan peran penting dalam pengelolaan diabetesnya.

"Ibu adalah orang yang paling mendukung saya. Dia mengajari saya cara makan dan menjalani kehidupan sehari-hari, dan memberi saran yang mudah dilakukan sehari-hari dengan baik." Pemeriksaan medis rutin adalah salah satu rutinitas Yati. "Saya periksa HbA1C setiap tiga bulan sekali. Saya pergi sesuai janji yang dibuat oleh spesialis. Sejak pergi ke klinik secara rutin, saya bisa menjaga dan mengontrol gula darah dengan baik." Yati menekankan pentingnya pola makan seimbang dan kebiasaan makan teratur. "Jika kita makan secara teratur dan menghindari makanan dan minuman mengandung gula sebisa mungkin, Diabetes Tipe 1 bisa dikendalikan. Pesan Yati kepada orang lain yang hidup dengan kondisi ini, "Jangan putus asa. Jika Anda merawat diri secara teratur, saya percaya bahwa Anda dapat hidup sehat dan bahagia bahkan dengan Diabetes Tipe 1. Tuhan memberkati Anda." Kisah Yati adalah bukti kekuatan dukungan, perawatan teratur, dan pola pikir positif dalam mengelola Diabetes Tipe 1. Perjalanannya menginspirasi orang lain untuk merangkul kondisinya dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Icon Disclaimer:

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Siapa Yati dan bagaimana awal perjalanannya dengan diabetes tipe 1?

Yati adalah perempuan muda yang tangguh dari Myanmar; setelah diagnosis dia sempat dirawat di rumah sakit. Awalnya dia tidak merasakan apa-apa, tapi sempat sedikit depresi begitu tahu harus suntik insulin terus-menerus. Dia bisa mengatasinya setelah belajar bahwa dengan merawat diri secara teratur, dia bisa tetap sehat.

Siapa pendukung terbesar Yati dalam mengelola diabetesnya?

Ibunya. Sang ibu mengajarinya cara makan dan menjalani kehidupan sehari-hari, serta memberi saran yang mudah dipraktikkan setiap hari. Bagi Yati, ibunya memainkan peran penting dalam pengelolaan diabetesnya.

Bagaimana cara Yati menjaga gula darahnya tetap terkontrol?

Dia periksa HbA1C setiap tiga bulan sekali dan selalu datang sesuai janji yang dibuat dokter spesialisnya — sejak rutin ke klinik, gula darahnya terjaga dan terkontrol dengan baik. Dia juga makan teratur dan sebisa mungkin menghindari makanan serta minuman mengandung gula; menurutnya, dengan cara itu diabetes tipe 1 bisa dikendalikan.

Apa pesan Yati untuk orang lain yang hidup dengan diabetes tipe 1?

Jangan putus asa. Yati percaya, kalau kamu merawat diri secara teratur, kamu bisa hidup sehat dan bahagia meski dengan diabetes tipe 1.