Info T1D

Icon

Tenaga Kesehatan Profesional

Tentang Kami

Mengelola diabetes ketika Anda sakit

Diedit:

Anne-Charlotte Ficheroulle

Pharmacist, Education Manager, A4D

Apa yang terjadi pada orang dengan diabetes ketika sakit?

Seperti halnya orang tanpa diabetes, Anda juga dapat mengalami kondisi sakit. Namun, efek penyakit pada tubuh dapat meningkatkan atau menurunkan kadar glukosa darah, sehingga diperlukan beberapa langkah tambahan untuk menjaga kadar glukosa darah tetap terjaga. Mengelola diabetes saat Anda sakit adalah hal yang penting untuk dipelajari.

Kadar glukosa darah bisa sangat tidak terduga saat sakit. Anda tidak dapat mengetahui secara pasti bagaimana penyakit ini akan memengaruhi kelola diabetes Anda. Jadi, penting untuk memeriksa kadar glukosa darah Anda lebih sering pada saat sakit dan menyesuaikan dosis insulin sesuai kebutuhan.

Saat Anda mengalami pilek, flu, atau penyakit lain dengan atau tanpa demam, tubuh Anda memerlukan energi tambahan untuk melawan kuman. Hal ini mungkin mengganggu kerja insulin yang Anda suntikkan.

Sel dalam tubuh Anda dapat memerlukan lebih banyak atau lebih sedikit insulin untuk bekerja. Penyesuaian asupan makan, minum, dan suntikan insulin sangat penting saat Anda sakit.

Jika sel tidak mendapatkan energi yang cukup, atau jika insulin tidak cukup untuk membantu glukosa masuk ke dalam sel, tubuh Anda akan memecah cadangan di dalam lemak dan otot untuk menyediakan energi ini. Proses ini menghasilkan keton yang berbahaya jika berada dalam jumlah yang tinggi.

Jika kadar glukosa darah yang tinggi tidak diatasi dengan tepat, keton akan terbentuk dan Anda bisa mengalami ketoasidosis diabetik (KAD) bahkan tanpa penyakit yang dapat diidentifikasi.

Baca lebih lanjut

Bagaimana saya mempersiapkan diri?

Mengetahui cara mengelola diabetes saat sakit akan mencegah masalah dan komplikasi berat.

Tujuan perawatan saat sakit yaitu :

- Mencegah dehidrasi

- Mencegah ketoasidosis (kandungan gula darah dan keton tinggi dalam darah)

- Mencegah hipoglikemi (kadar gula darah rendah)

Bagaimana cara mendeteksi keton?

Berikut adalah beberapa gejala yang perlu dikenali saat keton darah diproduksi oleh tubuh:

- Bau nafas manis seperti buah

- Kadar glukosa darah tinggi

- Sering buang air kecil

- Merasa sangat haus

- Merasa lebih lelah daripada biasanya

- Nyeri perut

- Perubahan pola nafas (menjadi lebih dalam)

- Kebingungan

- Hilang kesadaran

- Lemas

Cara terbaik untuk mengetahui kadar keton adalah dengan pemeriksaan menggunakan strip keton darah. Banyak orang tidak memiliki alat strip keton darah di rumah. Klinik atau fasilitas kesehatan di sekitar tempat tinggal Anda mungkin dapat melakukan hal ini.

Apa yang perlu dilakukan ketika sakit?

Ikuti panduan dasar berikut ketika sedang sakit:

- JANGAN HENTIKAN INSULIN!

- Dosis insulin mungkin perlu ditingkatkan atau diturunkan, sesuaikan dengan kadar glukosa darah dan asupan makanan

- Tingkatkan frekuensi pemantauan glukosa darah menjadi setiap 3-4 jam jika strip tes tersedia

- Jika tidak dapat melakukan tes kadar glukosa darah mandiri di rumah, datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan tes berkala

- Minum lebih banyak air putih. Makanlah dalam porsi kecil dan sering tetapi pada waktu makan yang teratur.

- Obati demam

Pemantauan keton urin atau darah sangatlah penting. Insulin tambahan dapat diperlukan untuk mengontrol kadar glukosa darah (kecuali penyakit tersebut menyebabkan hipoglikemia).

Jika Anda mengalami peningkatan kadar glukosa darah tanpa disertai adanya keton atau didapatkan sedikit keton:

- Berikan insulin kerja cepat atau pendek sebanyak 5-10% total dosis harian insulin dan ulangi setiap 2-4 jam

Jika Anda mengalami peningkatan kadar glukosa darah dengan keton sedang atau tinggi:

- Berikan insulin kerja cepat atau pendek sebanyak 10-20% dari total dosis harian insulin dan ulangi setiap 2-4 jam

Jika Anda mengalami muntah berulang, hal ini dapat menjadi tanda kekurangan insulin dan ketoasidosis diabetik (KAD). Segera hubungi dokter Anda atau pergi ke klinik/rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan ketika saya sakit?

Orang dengan diabetes perlu lebih menjaga tubuhnya, terutama saat sedang sakit. Sakit dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi tidak terduga sehingga lebih sulit dikelola.

Oleh karena itu, penting untuk merawat tubuh Anda sesuai anjuran dokter. Sebaiknya, beri tahu dokter Anda setiap kali Anda sakit, sehingga mereka dapat memandu Anda mengenai pemantauan kadar glukosa darah dan apa yang dapat Anda lakukan untuk menjaganya tetap terjaga.

Mengelola diabetes dengan baik melalui terapi yang tepat, makan dengan benar, dan menjaga kesehatan dapat sangat membantu Anda dalam menjaga kualitas hidup yang baik.

Penerjemah:

Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira

Reviewer:

Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.

Ikuti kuis tentang pengelolaan saat sakit sekarang!

Icon Disclaimer: