Info T1D

Icon

Tenaga Kesehatan Profesional

Tentang Kami

Olahraga di luar ruangan, aktivitas, dan Diabetes Tipe 1

Diedit:

Kara Winney

Former Project manager HelloType1, A4D

1. Hubungan kesehatan antara Diabetes Tipe 1 dan olahraga

Olahraga bermanfaat dan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan emosional setiap orang. Bila Anda mengidap Diabetes Tipe 1, hal ini menjadi lebih penting lagi karena membantu meningkatkan kontrol glukosa darah Anda.

Baca lebih lanjut tentang olahraga dan dampaknya terhadap Diabetes Tipe 1 Anda di sini.

Salah satu kesalahpahaman yang umum terjadi adalah bahwa Diabetes Tipe 1 dan olahraga tidak dapat berjalan bersamaan. Namun pada kenyataannya, memiliki Diabetes Tipe 1 TIDAK membatasi kemampuan Anda untuk berolahraga di luar rumah dan mengikuti kegiatan olahraga. Hal ini dapat membantu Anda mendapatkan teman baru, menemukan minat baru, dan menjelajahi tempat-tempat baru.

Dengan persiapan yang baik dan mengetahui apa yang harus diwaspadai. Anda dapat menikmati olahraga dan aktivitas di luar ruangan dan mendapatkan manfaat olahraga untuk Diabetes Tipe 1!

2. Diabetes tipe 1 dan olahraga: yang harus dipersiapkan untuk aktivitas fisik

Selalu informasikan kepada pelatih atau teman olahraga bahwa Anda memiliki diabetes tipe 1. Pastikan mereka tahu apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami hipoglikemia ataupun hiperglikemia.

Anda juga bisa membagikan informasi tentang HelloType1 untuk memberi tahu mereka!

Lakukan tes gula darah sebelum berolahraga dan selama beraktivitas secara reguler.

Makan camilan bila perlu.

Bawa camilan dan minuman, termasuk elektrolit (granola bar, minuman olahraga, atau air kelapa).

Jangan lupa bawa peralatan darurat hipoglikemia dan peralatan pertolongan pertama. Gunakan kaus kaki katun dan sepatu olahraga yang pas dan nyaman.

Hal lain yang perlu diperhatikan saat olahraga untuk penyandang diabetes tipe 1 adalah Anda mungkin membutuhkan tambahan karbohidrat dan/atau penurunan dosis insulin setelah olahraga dengan durasi yang panjang. Tanyakan kepada dokter atau perawat terkait hal ini.

Simpan insulin pada suhu yang tepat. Baca selengkapnya di sini.

Jika cuaca panas, gunakan tabir surya/topi jika dibutuhkan. Pakai baju yang menyerap keringat dan melindungi tubuh.

Jika cuaca dingin, gunakan beberapa lapis pakaian dan jagalah tubuh agar tetap hangat.

Selalu waspada gejala hipoglikemia dan hiperglikemia—terutama setelah olahraga dengan durasi yang panjang.

Baca di sini untuk mengatasi hipoglikemia dan hiperglikemia.

3. Peringatan penting setelah berolaharga

Setelah berolahraga, cek kadar gula darah dan sesuaikan dosis insulin jika diperlukan.

Setelah melakukan aktivitas, cek apakah ada nyeri, lepuhan, iritasi, luka, atau cedera lainnya di kaki.

Jaga kebersihan kaki setelah berolahraga (cuci kaki, keringkan, gunakan losion jika diperlukan untuk mencegah luka).

Jika kaki bengkak, posisikan kaki lebih tinggi dari dada atau rendam di air hangat.

Segera ke dokter jika luka tidak menunjukkan tanda-tanda membaik setelah 2 hari.

Kondisi hipoglikemia bisa melambat. Hal ini dapat menurunkan kadar gula darah Anda 6 - 12 jam sesudah berolahraga.

Jika kadar gula darah terus turun setelah olahraga, Anda mungkin harus menurunkan dosis insulin sebelum dan sesudah berolahraga. Tanyakan pada dokter atau perawat mengenai pengaturan dosis yang tepat.

4. Faktor lain yang harus dipertimbangkan orang diabetes saat olahraga

Jenis, intensitas, dan durasi olahraga (lihat tabel di bawah).

Kadar insulin yang tersisa di tubuh Anda (dihitung dari suntik insulin terakhir).

Waktu makan terakhir dan komposisinya.

Kadar gula darah sebelum olahraga (target umum yaitu 7 - 10 mmol/L atau 126 - 180 mg/dL).

Tingkat kebugaran Anda.

Setiap orang dengan diabetes tipe 1 memiliki respons berbeda terhadap olahraga dan kadar insulin. Jadi, kenali tubuh Anda!

Nomal untuk penyandang diabetes tipe 1 mengalami fluktuasi kadar gula darah selama dan setelah olahraga.

Berlatih, terus mencoba, dan mencatat. Perhatikan bagaimana tubuh Anda merespons saat dan setelah berolahraga ataupun beraktivitas, terutama jika Anda memiliki diabetes tipe 1.

Kontrol secara rutin dengan dokter.

Semakin lama Anda akan semakin tahu dan mampu menjaga kadar glukosa darah Anda tetap stabil, sambil menikmati manfaat olahraga untuk orang dengan diabetes tipe 1.

Penerjemah:

Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira

Reviewer:

Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.

Ikuti kuis tentang olahraga sekarang!

Icon Disclaimer: