Info T1D

Icon

Tenaga Kesehatan Profesional

Tentang Kami

Memahami Prinsip Dasar Nutrisi & Karbohidrat

Diedit:

Anne-Charlotte Ficheroulle

Pharmacist, Education Manager, A4D

Mengapa kita perlu makan dan apa itu karbohidrat?

Makanan yang kita konsumsi merupakan hal yang penting karena memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk tetap sehat. Memahami dasar nutrisi & karbohidrat merupakan salah satu kunci dari pengelolaan Diabetes Tipe 1.

Makanan kita terdiri dari tiga nutrisi utama: karbohidrat, lemak, dan protein, serta mikronutrien lainnya seperti vitamin dan mineral. Kita juga harus minum banyak air untuk membantu tubuh tetap terhidrasi.

Berikut ini adalah peran dari nutrisi tersebut:

- Karbohidrat: Sumber energi utama untuk otak dan tubuh Anda
- Protein: Membantu pertumbuhan dan memperbaiki jaringan tubuh
- Lemak: Menyediakan energi untuk pertumbuhan dan aktivitas fisik
- Vitamin & Mineral: Mengatur banyak fungsi tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat


​​Memahami karbohidrat untuk menjaga kadar glukosa darah tetap sehat.

Anda tidak harus menghindari semua karbohidrat. Namuni, penting bagi Anda untuk mempelajari cara mengonsumsi karbohidrat dalam porsi yang tepat; serta mampu mengidentifikasi karbohidrat baik dan buruk, yang dapat berbahaya bagi pengelolaan diabetes Anda.
Karbohidrat baik seperti sayuran hijau dan sayuran lainnya mengandung gula alami dan membuat kadar glukosa darah Anda naik secara perlahan.

"Karbohidrat buruk" adalah makanan dan karbohidrat seperti makanan penutup atau minuman dengan gula tinggi atau makanan yang membuat gula darah naik terlalu cepat. Hal ini bisa menjadi "berbahaya" jika insulin yang diberikan tidak cukup dan dapat menyebabkan ketoasidosis diabetik.


Melalui pendekatan yang baik untuk menyeimbangkan karbohidrat, insulin, dan olahraga, Anda dapat menikmati makanan sekaligus tetap sehat. Dari mana kita bisa mendapatkan karbohidrat?
- Biji-bijian dan pati: nasi, jagung, mi, kentang, labu, atau talas
- Susu dan produk olahannya: susu sapi atau susu kedelai
- Buah-buahan: pepaya, mangga, nanas, semangka, atau jeruk
- Sayuran non-tepung: terong, tomat, mentimun, sayuran hijau, atau jamur
- Makanan dan minuman manis: coca-cola, jus buah, susu manis, permen, kue, keripik.
Makanan cepat saji dengan kandungan gula dapat berbahaya! Makanan ini membuat glukosa darah Anda meningkat terlalu banyak!!

Baca lebih lanjut.

Indeks glikemik

Setelah makan, waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mengubah karbohidrat dan melepaskan glukosa ke dalam aliran darah bervariasi, tergantung pada jenis karbohidrat dan jenis makanannya

Beberapa makanan yang mengandung karbohidrat dapat menyebabkan kadar glukosa darah meningkat dengan cepat; sementara ada makanan lain yang memiliki efek peningkatan kadar glukosa darah secara bertahap.

Indeks glikemik menunjukkan seberapa cepat dan seberapa banyak makanan tersebut dapat meningkatkan kadar glukosa darah.
Makanan dengan nilai indeks yang lebih tinggi meningkatkan gula darah lebih cepat daripada makanan dengan nilai indeks glikemik yang lebih rendah.

Di bawah ini Anda akan menemukan indeks glikemik dari sebagian besar makanan pokok, buah dan sayuran yang dikonsumsi masyarakat Kamboja:
- Kategori kuning - makan lebih banyak
- Kategori oranye - makan secukupnya
- Kategori merah - hindari atau batasi sesuai porsi yang disarankan

Selain menyajikan makanan yang seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak, Anda juga dapat menjaga glukosa darah dengan:

- Memastikan glukosa darah diperiksa secara teratur (idealnya 4 kali/hari)
- Berolahraga selama 30 menit setiap hari!
- Pastikan Anda mendapatkan jumlah insulin yang tepat pada waktu yang tepat
- Merencanakan makanan sehat sesuai dengan asupan karbohidrat yang direkomendasikan oleh dokter/perawat

Hal-hal penting 

Makanan berperan penting dalam pengelolaan diabetes. Orang dengan diabetes tidak hanya harus memerhatikan makanan yang mereka makan, tetapi juga jumlah atau ukuran porsi yang mereka makan. Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit tidak baik untuk kondisi diabetes Anda. Pastikan makan dengan porsi yang tepat untuk menjaga status gizi tetap baik dan tubuh Anda mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Penting untuk diingat bahwa tidak semua karbohidrat itu buruk. Sumber karbohidrat yang sehat diantaranya sayuran atau sayuran hijau yang meningkatkan karbohidrat secara perlahan. Di sisi lain, orang dengan diabetes perlu menghindari minuman manis dan makanan penutup karena menyebabkan kadar gula darah naik secara cepat.

Penting bagi orang dengan diabetes untuk berolahraga setiap hari karena dapat membantu kontrol kadar gula darah. Olahraga setiap hari minimal 30 menit akan membantu Anda dalam menjaga kesehatan.

Terakhir, pastikan untuk konsultasi dengan dokter Anda tentang bagaimana Anda dapat mengelola diabetes Anda dengan lebih baik. Rekomendasi dan saran yang diberikan oleh dokter akan sangat membantu dalam memastikan bahwa Anda selalu berada dalam kondisi terbaik untuk mengelola diabetes tetap terjaga. Kerja sama Anda dengan dokter penting untuk mempertahankan kualitas hidup yang baik meskipun Anda memiliki diabetes.      

Penerjemah:

Dr. Helena Arnetta Puteri, Dr. Dyah Puspitaningtyas, Dr. Dhiya Nadira

Reviewer:

Prof. Aman Pulungan, Dr. Faizi, Dr. Agustini, Dr. Ghaisani, Dr. Khairunnisa, Dr. Stephanie Adelia, Dr. Irfan Salim, Dr. Yuni Hisbiyah, Dr. Rayi Kurnia, Dr. Timothy Supit.

Ikuti kuis tentang nutrisi sekarang!

Icon Disclaimer: